Wellness
Wellness adalah konsep yang mencakup kesejahteraan secara menyeluruh, melibatkan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Dapat dikatakan juga sebagai upaya aktif berupa aktivitas, pilihan, dan gaya hidup yang mengarah pada kondisi kesehatan holistik, yakni melampaui kesehatan fisik dan mencakup banyak dimensi lain yang saling berkaitan dan harmonis. Istilah Wellness pertama kali dipopulerkan oleh Dr. Halbert L. Dunn pada tahun 1961, yang mendefinisikannya sebagai proses untuk mencapai kondisi sehat yang optimal secara fisik, mental, dan emosional. Wellness tidak sama dengan health, wellbeing, happiness. Wellness dikaitkan dengan proses aktif untuk menyadari dan membuat pilihan yang mengarah pada holistic health and wellbeing.
Welness City
Seiring berkembangnya waktu, wellness menjadi sebuah konsep urban planning yang berfokus pada pengembangan kota yang mendukung kesehatan dan kebugaran Masyarakat, atau disebut juga Wellness City. Wellness city adalah konsep pengembangan kota yang menempatkan kesehatan dan kesejahteraan penduduknya sebagai prioritas utama. Kota ini dirancang dengan infrastruktur, fasilitas, dan kebijakan yang mendukung gaya hidup sehat, seperti:
- Ruang terbuka hijau yang luas
- Jalur pejalan kaki dan sepeda yang terintegrasi
- Fasilitas olahraga dan rekreasi
- Pusat kesehatan dan kebugaran
- Lingkungan yang bersih dan rendah polusi
- Akses ke makanan sehat dan organic
Di Indonesia sendiri sudah ada tiga wilayah yang sedang mengembangkan konsep Wellness City, yakni: Surakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Bali. Surakarta merupakan daerah di Indonesia yang menjadi kota percontohan (pilot project) wellness city di Indonesia.
Wellness Tourism
Wellness tourism atau wisata Kesehatan merupakan suatu konsep perjalanan wisata yang lebih menekankan pada meningkatkan kesejahteraan fisik, mental, dan spiritual individu. Konsep ini telah berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan holistik. Tujuan wisatawan mengunjungi destinasi wellness tourism adalah untuk memperoleh kondisi sejahtera yang menyeluruh (holistic well-being), dengan enam dimensi yang meliputi:
- Dimensi Fisik: Proses menciptakan fleksibilitas, fit secara cardiovascular, energik, dan tubuh yang kuat.
Contoh: Aktivitas olahraga, fitness center, dan spas yang menawarkan perawatan tubuh - Dimensi Emosi: Proses mengenali dan mengekspresikan perasaan serta berbicara untuk diri sendiri dengan cara yang sehat.
Contoh: Yoga, meditasi, dan terapi emosi yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan mood. - Dimensi Sosial: Proses menciptakan dan mempertahankan hubungan yang sehat.
Contoh: Retret kelompok, workshop interaksi sosial, dan kegiatan komunitas yang mendukung relasi harmonis. - Dimensi Mental: Proses menggunakan pikiran kita untuk menciptakan pemahaman dan apresiasi terhadap alam semesta dan diri sendiri.
Contoh: Kursus self-improvement, seminar motivasi, dan kegiatan intelektual yang meningkatkan kognitif. - Dimensi Lingkungan: Proses membuat pilihan yang mempertahankan atau meningkatkan kualitas hidup di alam semesta.
Contoh: Wisata alam, ekowisata, dan kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan - Dimensi Spiritual: Proses menemukan makna dan tujuan hidup serta menunjukkan nilai-nilai melalui perilaku.
Contoh: Meditasi, ritual keagamaan, dan kegiatan spiritual yang meningkatkan kesadaran diri
